Materi 3
Djarwoto / 41615110046
Bentuk Energi Dan Bahasa Termodinamika
1. Bentuk energi
2. Pengertian Termodinamika
3. Hukum-hukum Termodinamika
1.Bentuk
Energi
Energi adalah kemampuan untuk
melakukan usaha.
Menurut hukum Termodinamika
Pertama, energi bersifat
kekal.
Energi
tidak dapat diciptakan dan tidak dapat dimusnakan, tetapi dapat berubah bentuk
(konversi) dari bentuk energi yang satu ke bentuk energi yang lain.
Salah satu contoh pemanfaatan
energi tersebut yaitu energi kimia.
Energi
Kimia
Energi Kimia merupakan energi yang
keluar sebagai hasil interaksi elektron di mana dua atau lebih atom/molekul
berkombinasi sehingga menghasilkan senyawa kimia yang stabil. Energi kimia
hanya dapat terjadi dalam bentuk energi tersimpan.
Sumber energi yang penting bagi
manusia adalah reaksi kimia eksotermis yang pada umumnya disebut reaksi
pembakaran.
Salah satu contoh aplikasi energi
kimia dalam kehidupan manusia yaitu fuel cell.
Fuel Cell
Saat ini fuel cell dianggap sebagai
salah satu sumber energi alternatif yang sangat bersih, ramah lingkungan, aman,
dan mempunyai resiko yang sangat kecil.
Di beberapa negara maju, fuel cell
sudah digunakan sebagai sumber energi gerak kendaraan bermotor.
Sistem
fuel cell ini merupakan pembangkit energi listrik berbahan bakar hidrogen dan
tidak tertutup kemungkinan suatu saat akan menjadi bahan bakar atau sumber
energi yang paling berkembang.
Salah satu proyek masa depan dalam
dunia transportasi adalah penggunaan mobil listrik, agar menggantikan kendaraan
yang berbahan bakar minyak bumi.
2.Termodinamika
Pengertian Menurut Bahasa
Termodinamika berasal dari bahasa Yunani, yaitu thermos yang berarti panas, dan
dynamic yang berarti perubahan.
Pengertian Secara Umum yaitu kajian
mengenai kalor (panas) yang berpindah.
Istilah
yang berkaitan dengan Termodinamika :
Hukum-hukum
Termodinamika
1.Hukum
Awal (Zeroth Law)
Hukum ini menyatakan bahwa dua
sistem dalam keadaan setimbang dengan sistem ketiga, maka ketiganya dalam
saling setimbang satu dengan yang lainnya.
2.Hukum
I Termodinamika:
Hukum ini terkait dengan kekekalan
energi. Hukum ini menyatakan perubahan energi dalam dari suatu sistem
termodinamika tertutup sama dengan total dari jumlah energi kalor yang disuplai
ke dalam sistem dan kerja yang dilakukan terhadap sistem.
3.Hukum
II Termodinamika
Hukum kedua temodinamika terkait
dengan entropi.
Hukum ini menyatakan bahwa total
entropi dari suatu sistem termodinamika terisolasi cenderung untuk meningkat
seiring dengan berjalannya waktu, mendekati nilai maksimumnya.
4.Hukum
III Termodinamika
Hukum ketiga termodinamika terkait
dengan temperatur non absolut.
Hukum ini menyatakan bahwa pada
saat suatu sistem mencapai temperatur nol absolut, semua proses akan berhenti
dan entropi sistem akan mendekati nilai minimum. Hukum ini juga menyatakan
bahwa entropi benda berstruktur kristal sempurna pada temperatur nol absolut
bernilai nol.


Tidak ada komentar:
Posting Komentar